Berjuang Sendiri

Berjuang sendiri

-----------

Tadi malam hingga pagi, hujan menerpa kota ini 
dia yang selalu mau turun meski tahu rasanya jatuh berkali-kali. Doa-doa yang ku panjatkan untuk keluarga dan juga dirinya menjadi penghangat dari terpaan badai.
     Kita pernah satu langkah yang Sama hingga ujungnya memiliki tujuan yang berbeda kita lebih purba dari sang waktu,kau yang membuat ku mengejar mu mati-matian hingga ujungnya membuat jiwa ku mati sungguhan

Aku adalah aku engkau adalah kepunyaan orang lain.

-----------

~BukanPenyair

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“USAI”

"Menuju Hidup Yang Baru"

“Firasat Masih Didalam”